Subscribe:

Ads 468x60px

sedang melaut
Tampilkan postingan dengan label ikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ikan. Tampilkan semua postingan

Senin, 05 Oktober 2015

Respon Metabolisme ikan terhadap fluktuasi pH


Minggu, 11 Desember 2011

fish schooling (ikan schooling)

Pernahkah anda mendengar tentang ikan yang sedang schooling? Hebat yah ikan saja bias schooling. Ikan scholling ini tidak ada hubungannya dengan ikan masuk sekolah seperti kita pada umumnya. Schooling sebernanya merupakan suatu fenomena ikan untuk berkumpul dan bergerak seirama dalam jumlah yang besar di lautan.

Rabu, 26 Oktober 2011

stress pada ikan

Stres pada ikan merupakan proses yang sangat kompleks. Terdapat banyak misteri yang mengelilingi penyebab stress pada ikan dan masih banyak konsep tentang stress yang belum jelas. Hampir semua pengetahuan tentang stress ikan berdasarkan hasil penelitian pada ikan-ikan komersial dan masih berkutat pada hal-hal yang sangat mendasar. Ketika publik berbicara tentang stress, selalu tentang tekanan mental dan emosi, namun ternyata stress merupakan konsekuensi dari aktivitas biokimia dan physiologi. Stress menyebabkan respon internal hormon yang sama terhadap semua hewan vertebrata termasuk ikan. Lalu apa sebenarnya stress itu, apakah mudah untuk didefinisikan? Pertama. Kita harus membedakan antara sumber stress. Yang merujuk pada penyebab stress dan reaksi internal yang menyebabkannya. Definisi sederhana stress pada ikan dapat menyebabkan stimulus yang dibutuhkan untuk respon physiologi oleh hewan dan upaya untuk beradaptasi dengan rangsangan tersebut.
Stres dapat digambarkan sebagai respon fisiologis

Rabu, 04 Mei 2011

pengaruh panjang gelombang cahaya untuk merangsang kinerja reproduksi ikan

Keberhasilan reproduksi ikan telostei dipengaruhi oleh penerimaan signal lingkungan oleh system sensor dan transduksi sinyal dengan sumbu endokrin reproduksi. Cahaya merupakan faktor lingkungan yang esensial karena memiliki beberapa kualitas karakteristik informatif (spectrum atau panjang gelombang), kuantitas (intensitas) dan periodisitas (fotoperiod) yang memiliki fungsi untuk merangsang efek fisiologi pada ikan. Diantara karakteristik ini, periodisitas merupakan salah satu faktor penting penentu keberhasilan reproduksi ikan, penting dalam inisiasi dan perkembangan gonad ikan. Bahkan kondisi fotoperiodik yang dimanipulasi telah dilakukan dalam usaha budidaya ikan untuk merangsang kegiatan reproduksi pada ikan-ikan tertentu.

Minggu, 01 Mei 2011

fototeransduksi dan jam biologi ikan

Kebanyakan organisme hidup menghuni lingkungan yang sangat dinamis yang ditandai dengan fotoperiodik harian dan tahunan, irama cahaya dipengaruhi oleh rotasi bumi pada porosnya dan mengelilingi matahari. Hewan memiliki kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan perubahan fotoperiodik dengan mengembangkan sistem sirkadian atau jam biologis untuk melacak waktu, sinkronisasi dan mengantisipasi rutinitas alam seperti matahari terbit atau matahari terbenam . Untuk melakukannya, hewan fotoreseptor mengembangkan mekanisme jam selama awal ontogeni sesuai dengan rangkaian peristiwa secara berurutan. Pada ikan, pengembangan mekanisme pengaturan waktu terjadi sangat awal saat fase endogen,

Selasa, 26 April 2011

gelembung renang (swimbladder) pada ikan

Gelembung renang terdiri dari dua kantung gas yang terletak pada bagian dorsal, meskipun pada beberapa ikan primitif hanya memiliki satu gelembung renang. Memiliki dinding yang fleksibel yang berkontraksi dan berkembang berdasarkan tekanan ambien. Dinding gelembung renang memiliki sedikit pembuluh darah dan dilapisi dengan kristal guanine yang membuatnya kedap udara. Penyesuaikan tekanan gas menggunakan kelenjar gas sehingga mendapatkan daya apung netral dan dapat naik dan turun pada berbagai kedalaman. Pada tahap embrio beberapa ikan telah kehilangan gelembung renang

Kamis, 21 April 2011

aktivitas enzim larva ikan pada intensitas cahaya yang berbeda

Aktivitas enzim amilase relatif lebih tinggi, baik pada larva yang dipelihara dalam wadah dengan kondisi pencahayaan normal (1,1-5 /mmol/menit) maupun teduh (0,7-2,5 mmol/menit), Pola perkembangan aktivitas enzim amilase pada larva cahaya normal hampir mirip dengan larva lainnya. Aktivitas enzim ini meningkat dengan bertambahnya umur larva hingga 12 hari dan menurun hingga hari ke 32.
Pada umur 10 hari pancreas sebagai organ yang mensekresikan enzimamilase sudah mulai terbantuk. Aktivitas ensim pada hari tersebut menunjukkan bahwa amylase endogen diduga mulai disekresikan pada pada umur tersebut. Spesies omnivore mempunyai aktivitas amylase

Fosfor , Pakan, Hormon Pertumbuhan dan Kinerja Pertumbuhan Ikan




Di perairan umum fosfor tidak ditemukan dalam bentuk bebas sebagai elemen, melainkan dalam bentuk senyawa anorganik yang terlarut (ortofosfat dan polifosfat) dan senyawa organic yang berupa partikulat. Fosfor berbentuk kompleks dengan ion besi dan kalsium pada kondisi aerob, besifat tidak larut, dan mengendap pada sediment sehingga tidak dapat dimanfaatkan oleh algae akuatik
Fosfor berperan dalam transfer energi di dalam sel, misalnya yang terdapat pada ATP (Adenosine Triphosphate) dan ADP (Adenosine Diphosphate). Ortofosfat yang merupakan produk ionisasi dari asam ortofosfat adalah bentuk fosfor yang paling sederhana di perairan Reaksi ionisasi asam ortofosfat di bawah ini

Rabu, 20 April 2011

respon larva ikan terhadap intesitas cahaya

Cahaya merupakan faktor eksternal dan ekologi yang penting, termasuk spektrum warna, intensitas dan fotoperiodik. Karakteristik cahaya sangat spesifik dalam lingkungan perairan dan sangat bervariasi di alam. Ambang intensitas cahaya minimal yang dibutuhkan untuk perkembangan dan pertumbuhan larva ikan.
Pada kondisi pencahayaan gelap, larva cenderung bergerak menyebar dalam mencari mangsa. Sehingga membutuhkan energi yang lebih tinggi. Aktivitas metabolisme yang tinggi memerlukan energi yang besar sehingga laju penyerapan kuning telurnya menjadi lebih cepat. Larva ikan pada hari pertama setelah menetas tidak ditemukan adanya pigmen pencahayaan pada matanya dan sedikit sekali diferensiasi penglihatan. Pada hari ketiga pigmen dengan retina yang bertingkat dan sel penglihatan

larva ikan

Tahap larva diikuti oleh tahap transformasi. Tahap ini dicirikan oleh perubahan dalam bentuk umum dan struktural detail yang dapat secara bertahap untuk tiba-tiba. Pada sebagian besar spesies ikan, bentuk larva dan bentuk sangat berbeda pada saat juvenil.
Pada periode larva, ikan mengalami dua fase perkembangan, yaitu prolarva dan pasca larva. Ciri-ciri prolarva adalah masih adanya kuning telur, tubuh transfaran dengan beberapa pigmen yang belum diketahui fungsinya, serta adanya sirip dada dan sirip ekor walaupun bentuknya belum sempurna. Mulut dan rahang belum berkembang dan ususnya masih merupakan tabung halus, pada saat tersebut makanan didapatkan dari kuning telur yang belum habis terserap. Biasanya larva ikan yang baru menetas berada dalam keadaan terbalik karena kuning telurnya masih mengandung minyak. Gerakan larva hanya terjadi sewaktu-waktu dengan menggerakan ekornya ke kiri dan ke kanan.
Larva yang baru ditetasi memiliki panjang total

embrio ikan

Awal perkembangan dimulai saat pembuahan (fertilisasi) sebuah sel telur oleh sel sperma yang membentuk zygot (zygot). Gametogenesis merupakan fase akhir perkembangan individu dan persiapan untuk generasi berikutnya. Proses perkembangan yang berlangsung dari gametogenesis sampai dengan membentuk zygot disebut progenesis. Proses selanjutnya disebut embriogenesis (blastogene) yang mencakup pembelahan sel zygot (cleavage), blastulasi, gastrulasi, dan neurulasi. Proses selanjutnya adalah organogenesis , yaitu pembentukan alat-alat (organ) tubuh. Embriologi mencakup proses perkembangan setelah fertilisasi

sistem hormon pada larva ikan



Kunci keberhasilan budaya ikan laut adalah produksi massal benih berkualitas tinggi, sebagian besar proses tergantung pada pemberian pakan buatan pertama yang sukses dan perkembangan yang normal serta pertumbuhan larva ikan. Dalam hal ini penting untuk mengetahui perkembangan struktural dan fungsi sistem endokrin sejak awal ontogeni ikan. Kelenjar hipofisis dibedakan berdasarkan umur, dinilai oleh deteksi imunohistokimia GH dan PRL, bervariasi antar spesies, tetapi umumnya bertepatan dengan pigmentasi mata. Thyroid follicles

Sabtu, 26 Maret 2011

ikan-ikan yang terancam punah


Maraknya praktek penangkapan ikan yang tidak ramah lingkungan dan pembuatan bendungan disungai yang tidak memperhatikan jalur migrasi ikan telah mengakibatkan banyaknya spesies ikan yang termasuk dalam daftar spesies yang terancam punah. Praktek penangkapan berlebih, penggunaaan bahan beracun dan bom, serta alat tangkap tidak selektif mengakibatkan terdinya gangguan system reproduksi ikan, hal ini ditandai dengan semakin kecilnya ukuran ikan pada saat matang gonad pertama kali. Bendungan dibuat untuk berbagai kepantingan manusia seperti mendapatkan sumber tenaga listrik dan irigasi

Jumat, 25 Maret 2011

ikan pari matahari Heliotrygon gomesi


Bentuknya seperti kue serabi, Ikan pari air tawar genus Heliotrygon adalah genus baru yang diidentifikasi di Amazon. Heliotrygon gomesi dan H. rosai merupakan satwa yang diperdagangkan sebagai ikan hias dan telah terjual secara global selama bertahun–tahun dengan nama dagang. Tapi baru-baru ini ilmuwan-bekerja sama dengan nelayan lokal dari Sungai Nanay dekat Iquitos, Peru mengumpulkan specimen yang cukup untuk menyatakan bahwa ikan pari ini merupakan spesies baru.
Tumbuh mencapai 0,5 meter panjang,