Subscribe:

Ads 468x60px

sedang melaut
Tampilkan postingan dengan label hormon. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hormon. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 Oktober 2011

Biosintesis hormon steroid

Berdasarkan target organnya, hormone steroid terbagi menjadi dua sub kelompok yakni hormone seksual termasuk hormone progestasional (progestin dan estrogen) dan hormone adrenal. Kedua kelompok tersebut berasal dari kolesterol yang mempunyai struktur dasar siklopentanoperhidrofenantren. Struktur kerangka C-27 pada kolesterol berasal dari Acetil-CoA yang telah mengalami serangkaian peristiwa sebagai berikut : diawali dari pembentukan asestat menjadi mevalonat yang membutuhkan enzim HMG-CoA reduktase kemudian diubah menjadi squalene dilanjutkan dengan lanosterol. Selanjutnya, lanosterol akan diubah menjadi kolesterol sebagai produk intermediate dengan mengambil tiga gugus karbon. Selai sebagai precursor hormone steroid, kolesterol yang banyak terdapat di membrane sel juga merupakan salah satu komponen bagi kelangsungan hidup sel.

Rabu, 15 Juni 2011

seks reversal pada ikan

Jenis kelamin suatu organisme ditentukan oleh beberapa faktor seperti faktor lingkungan dan kondisi genetic. Secara genetis, kromosom memegang peranan penting dalam menentukan jenis kelamin (kromosom seks atau gonosom) . Untuk mendapatkan jenis kelamin ikan sesuai dengan yang diinginkan dapat dilakukan beberapa cara yatiu perlakuan dengan hormon, manipulasi kromosom, dan kombinasi keduanya serta melalui proses hibridisasi, ginogenesis, androgenesis .
Sex reversal adalah suatu metode untuk mengubah jenis kelamin ikan secara buatan dari betina menjadi jantan atau sebaliknya. Perubahan jenis kelamin dimungkinkan karena pada fase pertumbuhan gonad belum terjadi diferensiasi kelamin dan belum ada pembentukan steroid sehingga pembentukan kelamin dapat diarahkan dengan menggunakan hormon steroid sintesis. Hormon mengatur beberapa fenomena reproduksi misalnya proses diferensiasi gonad,

Minggu, 01 Mei 2011

fototeransduksi dan jam biologi ikan

Kebanyakan organisme hidup menghuni lingkungan yang sangat dinamis yang ditandai dengan fotoperiodik harian dan tahunan, irama cahaya dipengaruhi oleh rotasi bumi pada porosnya dan mengelilingi matahari. Hewan memiliki kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan perubahan fotoperiodik dengan mengembangkan sistem sirkadian atau jam biologis untuk melacak waktu, sinkronisasi dan mengantisipasi rutinitas alam seperti matahari terbit atau matahari terbenam . Untuk melakukannya, hewan fotoreseptor mengembangkan mekanisme jam selama awal ontogeni sesuai dengan rangkaian peristiwa secara berurutan. Pada ikan, pengembangan mekanisme pengaturan waktu terjadi sangat awal saat fase endogen,

Kamis, 21 April 2011

Fosfor , Pakan, Hormon Pertumbuhan dan Kinerja Pertumbuhan Ikan




Di perairan umum fosfor tidak ditemukan dalam bentuk bebas sebagai elemen, melainkan dalam bentuk senyawa anorganik yang terlarut (ortofosfat dan polifosfat) dan senyawa organic yang berupa partikulat. Fosfor berbentuk kompleks dengan ion besi dan kalsium pada kondisi aerob, besifat tidak larut, dan mengendap pada sediment sehingga tidak dapat dimanfaatkan oleh algae akuatik
Fosfor berperan dalam transfer energi di dalam sel, misalnya yang terdapat pada ATP (Adenosine Triphosphate) dan ADP (Adenosine Diphosphate). Ortofosfat yang merupakan produk ionisasi dari asam ortofosfat adalah bentuk fosfor yang paling sederhana di perairan Reaksi ionisasi asam ortofosfat di bawah ini

Rabu, 20 April 2011

sistem hormon pada larva ikan



Kunci keberhasilan budaya ikan laut adalah produksi massal benih berkualitas tinggi, sebagian besar proses tergantung pada pemberian pakan buatan pertama yang sukses dan perkembangan yang normal serta pertumbuhan larva ikan. Dalam hal ini penting untuk mengetahui perkembangan struktural dan fungsi sistem endokrin sejak awal ontogeni ikan. Kelenjar hipofisis dibedakan berdasarkan umur, dinilai oleh deteksi imunohistokimia GH dan PRL, bervariasi antar spesies, tetapi umumnya bertepatan dengan pigmentasi mata. Thyroid follicles