Hasil riset pada tiram mutiara menunjukkan bahwa lambatnya pertumbuhan dan kelangsungan hidup yang rendah diakibatkan oleh berkurangnya sumber makanan. Deplesi akan mengurangi populasi makanan alami selama periode rendahnya produktivitas primer, dan hal ini sangat mempengaruhi budidaya tiram mutiara karena bluming organism penempel (biofouling). Organisme penempel dapat menghambat aliran air kedalam dan keluar keramba dan mengurangi kepadatan pakan alami. Biofouling juga dapat menempel pada cangkang tiram mutiara yang dapat mengganggu fungsi-fungsi